Posted by Hendy wijaya | Posted in My Life | Posted on 08-05-2009
Hmmm…Kemarin g dapet seminar totolan.. Judulnya tuh Innovation and Creative Thinking Skills. Yang dibawakan oleh Pak Elidjen, S.Kom, M.InfoCommTech. Dari judulnya tuh g dah malez aja awalnya untuk mendengarkannya. Sampai ketika sang pembawa presentasi memutarkan sebuah lagu dengan judul “I Believe I Can Fly by R Kelly“. Sumpah, g baru sadar lagu itu bener2 punya makna yang mendalam. G sekarang gak mau bahas ttg isi seminarnya, akan tetapi g bahas tentang “Kepercayaan, Niat, Usaha, Dan Pengharapan”.
I believe I can fly
I believe I can touch the sky
I think about it every night and day
Spread my wings and fly away
I believe I can fly
I believe I can fly
Walaupun terdengar seperti sebuah kahyalan tingkat tinggi. Tapi g percaya kalo g memang bisa terbang. Dengan kepercayaan itu, g bisa selalu berusaha bagaimana caranya g terbang.
Harapan, kahyalan, doa, semangat, usaha, dan niat lah yang bisa mendukung g untuk dapat mencapai cita-cita g. Percaya gak, dengan u Niat dan Usaha, u pasti bisa melakukan sesuatu yang u rasa gak bisa u lakukan didalam hidup u? Kalo g percaya. Karena selama u masih hidup dan masih bisa bernafas, apa sih yang u gak bisa lakukan untuk mencapai cita-cita, harapan, dan keinginan u untuk menjadi lebih baik lagi kedepan?
“Gak Bisa” Kata-kata yang sering g denger dari temen2 g ketika mereka merasa gak bisa melakukan sesuatu yang sebenarnya gak mustahil untuk melakukannya. Apa sih yang u banggain dengan bilang “Gak Bisa”? Gak ada friends… Gak ada yang u bisa banggain dengan u berkata u “Gak Bisa”. Berusahalah dan cobalah untuk mencapai dan menggapainya. Selama u masih hidup, u pasti bisa melakukannya. Walaupun gagal, tetap lah untuk selalu berusaha menjadi yang lebih baik.
Banyak orang menganggap hidup ini kejam, hidup ini selalu tidak berpihak pada dirinya, hidup ini sulit, lalu kenapa u hidup? Hanya untuk bersenang2 dengan menghamburkan duit u atau duit orang tua u? Apa itu artinya hidup? Gak…Itu bukan hidup… Hidup tuh adalah sesuatu yang gak biasa. Dengan u hidup didunia ini, u harus berusaha untuk menghadapi tantangan dan ringtangan.
Memang slalu saja ada pilihan dalam hidup. Namun sering kali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan2 untuk tidak mau melangkah maju, dan tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan.
Setiap saat ada saja orang mengeluh tentang hidup, cinta, dan harapan mereka yang kandas. Ya g akuin g juga sering begitu. Tapi pernah gak terbayang oleh temen2 kalo kesengsaraan kita tuh lebih sedikit dari pada kesengsaraan orang2 lain yang ada di luar sana. Kedinginan, lemah, kelaparan, dan setiap malam tidur ditemani bintang2 yang berkilau. Pernah gak temen2 melihat kebawah sebentar saja? G rasa hanya beberapa yang dapat memandang kebawah. Dan yang lainnya cuma bisa memandang ke atas, dan selalu mengeluh ingin lebih dari orang lain. Bayangkan, kita selalu tidak puas dengan apa yang kita dapat, kita selalu ingin menjadi lebih dari orang lain. Walaupun kita gak mungkin bisa melakukannya. Tapi lihatlah kebawah, masih banyak orang2 yang ingin menjadikan hidupnya lebih baik lagi. Menjadikan anak2 mereka menjadi lebih baik dari orang tua nya.
I belive I can fly, suatu yang bermakna dalam. Bayangkan, pernah kah kita berusaha untuk menjadi lebih baik lagi? G rasa pernah, tapi bisa kah kita melakukan sesuatu yang menurut kita mustahil? Jawabannya “Jarang”.
G mau ceritakan kisah g sebelum g masuk menjadi assisten part-time sebuah Lab di Binus University. Awalnya g sangat ragu untuk mengajukan diri untuk mengikuti tes-tes sebelum menjadi aslab. Kenapa g ragu? Karena g tau, siapa saja yang daftar dan orang2 yang bagaimana yang mendaftar untuk menjadi aslab. Mereka semua kebanyakan berasal dari kelas-kelas unggulan. Yang g inget paling banyak yang daftar dari kelas unggulan yaitu 04PDM. Awalnya g takut untuk mengajukan diri. G takut untuk kalah, dan g takut untuk menghadapi kenyataan yang pahit. Karena g tau mereka semua bukan orang biasa, mereka punya kemampuan dan kepintaran diatas g. Tapi apa yang g lakukan? G berusaha meyakinkan diri g sendiri. Bahwa gak ada kata “Gak Bisa” Kalau g mau berusaha untuk menjadi lebih baik. Dan g berhasil, g terus lanjutkan niat g untuk mendaftar. Dan ketika hampir mendekati ujian saringan pertama. G merasa g adalah orang yang paling bodoh. G merasa kalo g gak mungkin bisa masuk. Tapi, g yakinin diri g kembali. Dengan g berusaha g pasti bisa. Akhirnya g belajar mati2an untuk menghadapi ujian saringan masuk pertama. Dan akhirnya g bisa lulus walaupun pada saat selesai ujian tersebut g dah merasa gagal. Orang yang pertama bilang g lulus itu Suteja Kusuma. G masih inget waktu itu, g mau kekampus syahdan dan g ketemu dia, dia bilang g lulus dan g seneng banget. Pada saat itu g baru ngerasa, kalo apa yang g lakukan, apa yang g harapkan, Niat g, Usaha g, Doa, dan semangat g telah terbayarkan dengan g bisa lulus penyaringan tahap pertama.
Intinya percaya dan percaya kalo u bisa lakukan apa yang u kira u gak bisa lakukan…
Ada cerita kedua, cerita ini baru saja terjadi. Ketika g dan temen2 g masuk kelas totolan. G waktu itu minta vote dari temen2 kelompok g tentang topik apa yang akan di ajukan untuk presentasi. Waktu itu karna kita buat 2 topik sekaligus, jadi harus pilih salah satu. Awalnya mereka diem2 saja, kecuali Hadi yang baweeell..wkwkwk.. Akhirnya g yang memutuskan untuk memilih salah satu topik yaitu “COBIT”. Karena temen2 g pada diem dan gak mau vote. Ya dengan kepercayaan g, kalo mereka bisa presentasi dengan baik. Maka g pilih “Cobit”. Walaupun waktu itu banyak yang sudah kumpul, tapi g PERCAYA kalo kelompok g akan maju untuk presntasi. G percaya topik yang kita buat sangat menarik dan disukai oleh dosen pembimbing kita. Karena g PERCAYA dengan kemampuan temen2 kelompok totolan g. Dan akhirnya kita maju pertama untuk presentasi. Dan g puas dengan hasil mereka. G bangga ama mereka. G gak meragukan kemampuan mereka lagi karena mereka mampu dan percaya diri untuk maju tanpa bahan pendukung apapun. Hanya slide ditangan saja yang jadi modal kami.
Dari ke dua cerita tersebut, bisa kita ambil sedikit. Bahwa kita harus yakin apa yang kita gak yakinin. Kita harus percaya apa yang kita gak percaya. Kita harus bisa apa yang kita gak bisa. Dan kita harus usaha, niat, dan doa kepada Tuhan. Karena Dia lah yang menentukan jalan kita.
Quote : “Gunakan waktu sebaik mungkin. Karena waktu tak akan bisa berputar kembali. Selama masih bernafas dan Hidup. Jangan ada kata “Gak Bisa” dalam hidup, karena itu akan membuat selamanya u akan tetap di satu titik dan tak akan pernah bisa berpindah dan berubah menjadi lebih baik”

lu dapet dari seminar totolan zai?? perasaan lu tidur ampe ngorok de.. kapan lu dengernya ??
trus kepada smua yg nanya saat presentasi kita: harap di perhatikan bahwa semua jawaban dari kami SESAT.. jgn di apalin ato masukin ke OTAK ya… wkwkwkkwkkw
lu dapet dari seminar totolan zai?? perasaan lu tidur ampe ngorok de.. kapan lu dengernya ??
trus kepada smua yg nanya saat presentasi kita: harap di perhatikan bahwa semua jawaban dari kami SESAT.. jgn di apalin ato masukin ke OTAK ya… wkwkwkkwkkw
hehe… setuju banget ama tulisan lo..
smgt terus zai ..!!
^^
nicee… i like your post